Iklan Ucapan Idul Fitri
Space Iklan
Iklan Ucapan Idul Fitri

Kamis, 24 Agustus 2017

BERSATU DALAM PERBEDAAN BEKERJA UNTUK MASA DEPAN ANAK BANGSA


Portal Berita Lumajang
2017-08-22, Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag bersama Bunda PAUD Kabupaten Lumajang menghadiri Gebyar Senam Massal. 3000 Guru Kelompok Belajar (KB) dan TK se Kabupaten Lumajang mengikuti Senam Massal dan Jalan Santai dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 72 di Alun-alun Lumajang, Selasa (22/8). Tema kegiatan tersebut yaitu “Bersatu Dalam Perbedaan Bekerja Untuk Masa Depan Anak Bangsa”.

Gebyar Senam Bersama ini juga dihadiri Perwakilan Kemendikbud RI yaitu Direktur pembinaan GTK-PAUD dan Diknas, DR. Abdullah, M.Pd. Dalam sambutannya dirinya menyatakan apresiasinya terhadap Bupati Lumajang beserta jajarannya yang telah membina pondasi melalui pendidikan karakter dan SDM. “Lumajang harus berkualiatas, harus bisa bersaing dengan daerah lain di Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan, hal ini utamanya harus ditanamkan sejak dini, melalui PAUD sebagai pondasinya”, ujar DR. Abdullah, M.Pd.

Keberadaan Guru PAUD dianggap sangat strategis bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Lumajang. Karena dari mereka lah pondasi–pondasi karakter anak mulai ditanamkan selain pendidikan keluarga. Untuk itu kehadiran utusan Kemendikbud RI ingin memastikan kualitas guru PAUD dan TK.

Ada 6 hal yakni pertama , kualifikasi guru menurut UU 14 Tahun 2005 bahwa kualifikasi guru harus lulusan S1/D4. Kedua, kompetensi dan kualitas keahlian guru, terdapat lima keahlian, yaitu merencakan pembelajaran, dapat melaksanakan, dapat menilai, dapat membimbing dan melatih, dan dapat melakukan kegiatan lainnya. Ketiga, kesejahteraan guru. Keempat, penghargaan terhadap kinerja dan inovasi guru non formal PAUD. Kelima, penghargaan guru formal yang berprestasi. Dan keenam, perlindungan guru terhadap kaidah–kaidah HAM.

Demikian halnya yang disampaikan oleh Bunda PAUD Kabupaten Lumajang bahwa pendidikan karakter anak harus perlu selalu ditanamkan. Guru PAUD dituntut mampu menanamkan pondasi karakter terhadap anak dengan memberikan pendidikan yang sesuai dengan karakter anak. “Utamanya orang tua harus mampu bekerjasama dengan guru dalam pengembangan karakter anak,” ujar Hj. Tutuk As’at.

Bupati Lumajang, Drs. As'at, M.Ag dalam kesempatan meminta peran guru agar semakin memperkuat karakter anak. Pendidik dari berbagai tingkatan sekolah, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi saja tidak cukup untuk memastikan kesuksesan anak."Pendidikan akhlak harus menjadi tumpuan utama, sehingga menjadi pribadi yang santun, sabar, tahu tentang Tuhannya, tahu tentang menghormati orang tua dan gurunya, serta berperilaku yang baik di tengah masyarakat," ujar Bupati As'at.(tim*)
Alt/Text Gambar

SHARE THIS