PROBOLINGGO, 9-05-2017 – Untuk mengetahui perkembangan proyek pembangunan infrastruktur jalan tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Rini Soemarno didampingi Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE melakukan peninjauan proyek pembangunan Tol Paspro di pintu keluar Desa Clarak Kecamatan Leces, Senin (8/5/2017).
Turut serta dalam peninjauan tersebut sejumlah kepala perangkat daerah terkait didampingi Forkopimka Leces dan kepala desa di Kecamatan Leces serta jajaran pegawai BUMN di Kabupaten Probolinggo.
Proyek infrastruktur jalan tol di wilayah Probolinggo mencapai 31,3 kilometer dengan berbagai belahan pada perbukitan serta pemakaman di Dusun Gunung Tugel DesaTongas Kulon Kecamatan Tongas.
Pembangunan jalan tol Paspro terbagi 3 (tiga) seksi. Seksi I dari Grati-Nguling sepanjang 8 kilometer, seksi II dari Nguling-Sumberasih sepanjang 6 kilometer dan seksi III dari Sumberasih-Leces sepanjang 16 kilometer. Setelah selesai akan dilanjutkan pembangunan seksi IV Leces-Gending dengan panjang 14 kilometer.
Menteri BUMN RI Rini Soemarno menjelaskan bahwa dengan adanya jalan tol ini, akan mempercepat perkembangan perekonomian warga. “Harapannya akhir tahun 2019 jalan tol Trans Jawa ini selesai sampai Kabupaten Banyuwangi,” ujar Rini.
Sementara Direktur Utama PT. Trans Jawa Paspro Jalan Tol Dwi Pratikto menyampaikan 22,3 persen berupa perkembangan kondisi fisik terselesaikan. Sementara masih mengalami kendala atau keterlambatan yang disebabkan dengan kendala hujan dan masalah sutet atau jaringan listrik merupakan faktor sedikit permasalahan dan mengalami keterlambatan.
“Mengatasi permasalahan infrastruktur tol ini dapat mencegah kemacetan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Jalan tol paspro akan digunakan pada bulan Juli 2018 dan mengalami kemajuan dari rencana awal yang sudah ditentukan pada bulan Desember 2017,” pungkasnya.(adv/budi)



