Iklan Ucapan Idul Fitri
Space Iklan
Iklan Ucapan Idul Fitri

Rabu, 19 April 2017

MASYARAKAT HARUS PINTAR MEMILIH OBAT DAN MAKANAN YANG AMAN


Portal Berita Lumajang
15 April 2017 - Semakin meningkatnya penyakit degeneratif di masyarakat yang ditengarahi akibat pola hidup yang tidak sehat, berimbas kepada masyarakat yang kini kembali mencari pengobatan tradisional. Jamu atau obat tradisional menjadi pilihan masyarakat karena harganya lebih murah.

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Surabaya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang mengadakan Penyebaran Informasi terkait keamanan obat tradisional, Sabtu (15/4). Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna KPRI Guru Tempeh ini dibuka oleh Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag. Tampak hadir pula dalam kesempatan tersebut Tokoh Masyarakat Anggota Komisi IX DPR RI, Drs. Ayub Khan dan Plt. Kepala Balai Besar POM, Dra. Retno Kurpaningsih, Apt sebagai narasumber.

Tujuan diadakan acara ini adalah untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam rangka kemandirian pemilihan obat dan makanan yang aman, bermanfaat, dan bermutu untuk dikonsumsi. Selain itu juga untuk meningkatkan kepedulian masyarakat untuk tetap waspada terhadap peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat.

Semakin meningkatnya penyakit degeneratif di masyarakat yang ditengarahi akibat pola hidup yang tidak sehat, berimbas kepada masyarakat yang kini kembali mencari pengobatan tradisional. Jamu atau obat tradisional menjadi pilihan masyarakat karena harganya lebih murah. Walaupun secara ilmiah aman, namun perlu dilakukan pembinaan dan pemantauan secara berkesinambungan untuk menjamin khasiat dan keamanan jamu.

Akhir-akhir ini peredaran jamu atau obat tradisional illegal yang mengandung bahan kimia yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan masyarakat. Karena hal itulah BBPOM memandang perlu memberikan informasi kepada masyarakat melalui kegiatan Penyebaran Informasi ini. Sehingga nantinya bisa meningkatkan kepedulian masyarakat untuk tetap waspada terhadap peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat.

“Banyak masyarakat yang tidak paham produk jamu yang dikonsumsi, untuk itu saya bersyukur pada siang hari ini diadakan sosialisasi ini, diharapkan setelah sosialisasi ini masyarakat yang hadir bisa menyebar luaskan informasi yang didapat di tempat ini”, ujar Ayub Khan.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati As’at berharap setelah diadakan kegiatan ini masyarakat semakin paham pentingnya keamanan obat tradisional yang dikonsumsi sehingga tidak ada yang dirugikan. “ Tentunya harus untung semua, yang punya lahan untung, yang panen untung, yang meracik jamu untung, yang menjual untung, dan yang minum juga untung”, ujar Bupati As’at.

Lebih lanjut Bupati As’at berharap setelah kegiatan ini melalui Dinas Kesehatan terus member pembinaan sehingga tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat namun juga bisa menggali potensi yang ada di Lumajang. “Saya berharap Dinas Kesehatan terus member pembinaan, bagaimana produk-produk kita ini nantinya bisa memanfaatkan potensi yang sudah ada di Lumajang, membuka peluang usaha dan menjadikan masyarakat Lumajang sehat, ini yang penting”, pungkas Bupati. (tim*)
Alt/Text Gambar

SHARE THIS