BUPATI : PNS JANGAN TERLIBAT DENGAN NARKOBA
26 Juni 2015. Hari Anti Narkotika Internasional ( HANI ) diperingati dengan menggeralar upacara, pada hari jum’at ( 26/6 ) bertempat di Halaman Kantor Bupati Lumajang. Upacara ini diikuti oleh peserta gabungan, yang terdiri dari 1 ton dari Kodim 0821 Lumajang, 1 ton Polres Lumajang, 1 ton Satpol PP, 1 ton PNS dari BNN Kabupaten Lumajang, 2 ton Karyawan/wati Pemkab. Lumajang. Bupati Lumajang Drs. H. As’at, M.Ag bertindak sebagai Pembina Apel, Forkopimda, Ka. SKPD, Kepala BNN Kabupaten Lumajang dan Pejabat Eselon III juga hadir dalam acara tersebut.
26 Juni 2015. Hari Anti Narkotika Internasional ( HANI ) diperingati dengan menggeralar upacara, pada hari jum’at ( 26/6 ) bertempat di Halaman Kantor Bupati Lumajang. Upacara ini diikuti oleh peserta gabungan, yang terdiri dari 1 ton dari Kodim 0821 Lumajang, 1 ton Polres Lumajang, 1 ton Satpol PP, 1 ton PNS dari BNN Kabupaten Lumajang, 2 ton Karyawan/wati Pemkab. Lumajang. Bupati Lumajang Drs. H. As’at, M.Ag bertindak sebagai Pembina Apel, Forkopimda, Ka. SKPD, Kepala BNN Kabupaten Lumajang dan Pejabat Eselon III juga hadir dalam acara tersebut.
Bupati Lumajang
membacakan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional, dijelaskan bahwa
permasalahan narkoba adalah masalah global yang selalu menjadi perhatian
serius Negara-negara diseluruh dunia. Dimana sampai saat ini kondisinya
belum mampu ditangani dengan baik dan cenderung mengalami peningkatan
korban yang terkena dengan narkoba. Adapun permasalahan kedua adalah
penanganan terhadap penjahat narkoba, yang hanya dapat dihentikan dengan
memberikan hukuman yang berat terrmasuk hukuman mati. Sedangkan untuk
permasalahan ketiga adalah mengenai upaya pencegahan terhadap
penyalahgunaan pemakaian narkoba, karena ini sangat penting untuk
keselamatan selueuh warga Negara dari pengaruh buruk narkoba.
Namun sebelum membacakan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional, Bupati Lumajang berpesan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) agar selalu berhati-hati, jangan sampai berhubungan dengan narkoba. Karena untuk PNS yang tersangkut dg narkoba, maka akan mendapatkan sanksi yang cukup berat, bisa-bisa dicopot sebagai PNS, demikian imbau Bupati As’at. (tim*)
Namun sebelum membacakan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional, Bupati Lumajang berpesan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) agar selalu berhati-hati, jangan sampai berhubungan dengan narkoba. Karena untuk PNS yang tersangkut dg narkoba, maka akan mendapatkan sanksi yang cukup berat, bisa-bisa dicopot sebagai PNS, demikian imbau Bupati As’at. (tim*)



